Rabu, 25 Juli 2012

Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda..

 
Seorang anak buta duduk bersila

di sebuah tangga pintu masuk

pada sebuah supermarket.



Yup, dia adalah pengemis yang mengharapkan belas kasihan

dari para pengunjung yang berlalu lalang di depannya. Sebuah

kaleng bekas berdiri tegak di depan anak itu dengan hanya beberapa

keping uang receh di dalamnya, sedangkan kedua tangannya memegang sebuah papan yang bertuliskan “Saya buta, kasihanilah saya.”



Ada Seorang pria yang kebetulan lewat di depan anak kecil itu.

Ia merogoh sakunya, mengeluarkan beberapa keping uang receh,

lalu memasukkannya ke dalam kaleng anak itu. Sejenak, pria itu

memandang dan memperhatikan tulisan yang terpampang pada papan.

Seperti sedang memikirkan sesuatu, dahinya mulai bergerak-gerak.



Lalu pria itu meminta papan yang dibawa anak itu, membaliknya,

dan menuliskan beberapa kata di atasnya. Sambil tersenyum, pria itu kemudian mengembalikan papan tersebut, lalu pergi meninggalkannya. Sepeninggal pria itu, uang recehan pengunjung supermarket mulai mengalir lebih deras ke dalam kaleng anak itu. Kurang dari satu jam, kaleng anak itu sudah hampir penuh. Sebuah rejeki yang luar biasa bagi anak itu.



Beberapa waktu kemudian pria itu kembali menemui si anak

lalu menyapanya. Si anak berterima kasih kepada pria itu,

lalu menanyakan apa yang ditulis sang pria di papan miliknya.



Pria itu menjawab, “Saya menulis, ‘Hari yang sangat indah,

tetapi saya tidak bisa melihatnya.’ Saya hanya ingin mengutarakan

betapa beruntungnya orang masih bisa melihat. Saya tidak ingin pengunjung memberikan uangnya hanya sekedar kasihan sama kamu. Saya ingin mereka memberi atas dasar terima kasih karena telah diingatkan untuk selalu bersyukur.”



Pria itu melanjutkan kata-katanya,

“Selain untuk menambah penghasilanmu,



Saya ingin memberi pemahaman

bahwa ketika hidup memberimu

100 alasan untuk menangis,

tunjukkanlah bahwa masih ada

1000 alasan untuk tersenyum.”



Sahabat...

Ketika Tuhan memberi kita anungrah kesehatan

ucapkanlah puja dan puji syukur kepada tuhan

mari kita pergunakan hidup kita untuk hal2 yg bermanfaat

dan berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai cita-cita



Tujuan hidup kita bukan mengejar kebahagian di Dunia saja

disana masih ada kehidupan yang lebih beharga

kehidupan yang sudah ditetapkan janjinya oleh Tuhan

yang menciptakan langit, bumi beserta segala isinya..
--

0 komentar:

Posting Komentar

copyright © 2012-2012 design by Chandra Shi Bezzo. Diberdayakan oleh Blogger.